KRITIK NOVEL : “BUMI” Tere Liye I. Pernyataan Pendapat (sinopsis) Setelah novel Hafalan Shalat Delisa naik daun, Tere Liye memutuskan untuk menjadi seorang penulis novel. Sebelumnya, ia hanyalah seorang penulis cerpen anak-anak. Sejak saat itu, ia telah mengeluarkan beberapa novel, salah satunya adalah Bumi. Bumi menjadi karya Tere Liye: Sagaras. Pada novel sebelumnya dalam serial Bumi, Tere Liye telah menuliskan cerita menarik mengenai orang tua dari tokoh Raib di kedua novelnya yang berjudul “Selena” dan “Nebula”. Namun, Tere Liye belum menuliskan cerita tentang orang tua tokoh lainnya, yakni Ali, yang menimbulkan rasa penasaran pembaca. Penulis Buku: Tere Liye. Penerbit Buku: Gramedia Pustaka Utama. Tebal Buku: 375 halaman. Tahun terbit: 2020. Novel ini merupakan kelanjutan dari novel Selena, dan buku ke-9 dari serial Bumi yang digarap Tere Liye pada 2014 . Perjalanan ketiga sahabat dalam menjalani perkuliahan di ABBT masih diteruskan di novel ini. ANALISIS NOVEL BUMI KARYA TERE LIYE. Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Disusun oleh: NAMA: NURYANAH KELAS: XII-IPS 3 NIS: 171810168. SMA NEGERI 1 HAURGEULIS. Jalan Budi Utomo No, Haurgeulis, Telp. (0234) 7155132, Indramayu pos 45264. KATA PENGANTAR Ia juga menerbitkan serial novel Bumi: Petualangan Dunia Paralel yang berjumlah 13 (tiga belas) buah novel─masih bertambah─yang dimulai oleh novel Bumi. Satu penulis lagi, yaitu Joanne Rowling atau yang lebih sering dikenal dengan nama penanya, J.K. Rowling. Ia terkenal dengan kisahnya yang berkali-kali gagal untuk menerbitkan karyanya selena (bumi series) - tere liye. Addeddate 2023-06-08 13:19:04 Identifier tere-liye-selena Identifier-ark ark:/13960/s2wrp81x6c9 .

review novel bumi tere liye